Cabe Rawit Karbitan

Hingga saat ini saya masih bingung harus bagaimana menanggapi pengaruh perkembangan iptek terhadap anak-anak di bawah umur. Di satu sisi saya cukup bangga melihat mereka sudah bisa menggunakan perangkat teknologi yang canggih walaupun masih sangat muda.

Namun di sisi yang lain saya merasa prihatin. Saya prihatin karena anak kecil zaman sekarang ini lebih suka duduk diam di dalam kamar sambil mengutak-atik gadget mereka daripada melakukan aktivitas fisik di luar ruangan. Saya prihatin karena mereka tidak tertarik mencicipi asyiknya berlarian di terik matahari, hujan-hujanan, berkubang di lumpur, dan bermain petak umpet dengan anak seusia mereka.

gadget

Padahal mereka akan belajar banyak hal saat bermain di luar bersama teman mereka; strategi permainan, imajinasi, kreativitas, kerja sama, kepemimpinan, dan mau menerima kekalahan. Banyak unsur yang tidak dapat dipenuhi oleh virtual game.

Tidak berarti saya menganggap virtual game itu buruk; karena game tersebut juga punya banyak sisi positif. Salah satunya adalah pembelajaran Bahasa Inggris; karena memang kebanyakan virtual game menggunakan Bahasa Inggris sebagai bahasa interaktif. Saya sendiri pun merasakan manfaat bermain game ber- Bahasa Inggris ketika saya bermain The Sims saat masih SD. Dari game tersebut, saya mendapatkan banyak kosa kata Bahasa Inggris yang kebanyakan belum diajarkan oleh guru saya.

Bagi seorang anak yang masih butuh belajar banyak hal tentang lingkungan sekitar mereka, aktivitas bermain di luar ruangan sangat dibutuhkan. Walaupun kadang ada yang berdalih bahwa kontak sosial dalam online game dan aktivitas fisik melalui konsol game yang bisa membaca gerakan seperti Nintendo Wii saja sudah cukup. Tetapi sebenarnya virtual game secanggih apapun tidak akan bisa menggantikan  kontak sosial dan aktivitas fisik yang didapatkan secara nyata. Namanya juga virtual.

Selain mengurangi aktivitas fisik mereka, teknologi juga bisa membuat mereka matang sebelum waktunya alias karbitan. Cara berpikir, bahasa, dan tingkah laku mereka sudah melampaui usia. Keponakan saya yang berumur lima tahun misalnya, sudah mengerti tentang “pacaran”,”menikah”, dan “cinta-cintaan” padahal buang air kecil saja masih harus ditemani.

Saya juga menemukan banyak anak-anak perempuan berusia SD yang sudah memakai riasan wajah dan sepatu bertumit tinggi (padahal saya yang sudah mahasiswi saja jarang sekali memakai keduanya) lalu pergi ke mall untuk hang out dengan teman-teman mereka. Keluar masuk toko pakaian, bermain di game arena, menonton film di bioskop, lalu kemudian ditutup dengan makan bersama di restaurant.

Bisa dikatakan saya kalah gaul dengan anak-anak itu. Dulu ketika seusia mereka saya lebih sering mengenakan kaos longgar, celana selutut, dan bertelanjang kaki main bola di lapangan desa.

Kecil-kecil cabe rawit memang, sayangnya karbitan.

Mungkin inilah yang perlu dikhawatirkan oleh orang tua. Jangan sampai karena disibukkan dengan pekerjaan kemudian para orang tua kehilangan kontrol terhadap anak. Ajari mereka semua hal yang perlu mereka pelajari secara alamiah dan nyata dan gunakan kemajuan iptek dengan bijak sebagai komponen pelengkap.

Orang tua juga harus tahu dimana batasan pengetahuan dan penerapan teknologi yang perlu dan tidak perlu diketahui oleh anak. Karena setiap jenjang usia akan memiliki tingkat kesiapan dan kematangan yang berbeda-beda. Jangan sampai pengetahuan teknologi berjalan mendahului tingkat kematangan anak.

Sepertinya saya terlalu teoritis disini tetapi semua akan berakhir di tangan para orang tua. Saya tidak pantas menasehati orang tua karena saya belum memiliki anak, maka tulisan ini lebih mengarah pada curahan hati dan nasehat pada diri sendiri. Tetapi saya tetap berharap masukan yang baik ini bisa diterima  walaupun  berasal dari mulut seorang muda yang miskin pengalaman.

Advertisements

One thought on “Cabe Rawit Karbitan

  1. Greetings! This is my first visit to your blog!
    We are a group of volunteers and starting a new initiative in a
    community in the same niche. Your blog provided us valuable
    information to work on. You have done a marvellous job!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s